Hari ini sepi, sesepi hatiku. Pengen di awal-awal umur 17 ini, ada sesuatu yang bisa ngebahagiain aku. Kalau tiap hari kaya gini yang ada hanyalah kejenuhan yang melanda. Ya walaupun aku sering yang namanya ditolak cinta. Dan mungkin ini juga karma buat aku yang setelah 10 bulan lalu nyakitin seorang cewe. Aku selalu keingat bayangannya. Tapi udahlah dia cerita lama buatku dan aku juga udah dewasa bisa memilih apa yang terbaik buatku. Dan aku juga gak harus percaya apa itu namanya karma, karma adalah doa orang yang merasa tersakiti untuk meminta tuhan membalas rasa sakitnya kepada orang yang menyakitinya. Aku merasa kalau hidup itu punya pilihan, dan selagi kita diperbolehkan untuk memilih mengapa tidak. Dan walaupun aku menyakitinya bukan berarti aku benci dengannya.
Minggu, 01 Desember 2013
ya beginilah,., .
Dan ini umur 17 ku pengen cepet-cepet buat KTP (kartu tanda penduduk), hal yang aneh mengenai diriku. Banyak orang yang nggak percaya kalau murku iti baru 17. Mungkin dengan wajah, suara, dan fisik yang udah kaya orang diatas 20 thn. Aku inget waktu liburan sekolah pergi ke Jakarta, nyari pengalaman kerja selama 1 minggu bersama seseorang yang udah pengalaman merantau kesana- kemari. Dia teman bapak saya. Ya,, lumayan tampan sih,.
Dan pada saat itu perjalanan pulang naik bis ekonomi yang paling murah
Jakarta-pekalongan. Aku duduk di kursi yang bisa di duduki oleh 3 orang. Aku
duduk bersama 2 orang bapak dan anaknya yang bicarannya ngapak-ngapak gitu,
lucu dengerinnya. Mereka orang tegal, tapi rumahnya dekat perbatasan brebes sih. Aku inget pas saat itu
pengen dikenalin sama adiknya , tapi nggak lah aku kalah jauh umurnya dia lebih
5 thn dri aku ,, mungkin kalau lebihnya 1 atau 2 tahun boleh tuh,, hahhahahaha
tapi nggaklah aku gak bisa cinta sama orang yang belum pernah aku liat
langsung,
Yang paling buat aku seneng di jakarta itu sangat
beda dengan kota-kota lain di Indonesia, yang mungkin orang lain kalau aku
bilang gini difikirannya “orang ini katrok
banget sih, kaya gak pernah liat kota besar aja” ya kalau aku sih Cuma bisa
jawab emang aku katrok dan nggak pernah lihat kota besar dan aku kagum. Semua
orang boleh kagum dengan apapun, kagum itu nggak salah yang salah itu sangking
kagumnya malah menjadikan sesuatu yang bersifat negative.
Jakarta itu sebenarnya indah. Cuma masyarakatnya
aja yang sebagian besar belum bisa
peduli sama lingkungannya. Mereka belum tahu arti kebersihan buat mereka
sendiri. Mungkin yang difikirannya hanya uang dan bisa hidup enak, sementara
orang lain menderita.
Hidup kaya gitu gak perlu dipelihara guys. Karena
hanya sesaat kamu akan merasakannya. Selanjutnya hidupmu mungkin sama dengan
yang orang-orang lain dulu kau sia-siakan.
Hidup itu jangan hanya mikir sendiri. Tapi pikir
bagaimana kamu bisa bahagia dan tidak pernah menyakiti yang lainnya. Karena sebenarnya
yang kamu dapatkan itu juga dari orang lain.
Hal yang paling penting lagi. Jangan sia-siakan
hidupmu diwaktu muda ini. Raihlah impian setinggi mugkin. Gapai cita-citamu.
Get your idea…………… Get your success.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular Posts
-
Malam ini adalah malam yang mungkin paling bahagia dalam hidupku karena tadi siang nembak cewe diterima. Walaupun gak cantik-cantik amat s...
-
Hari ini sepi, sesepi hatiku. Pengen di awal-awal umur 17 ini, ada sesuatu yang bisa ngebahagiain aku. Kalau tiap hari kaya gini yang ada ha...
-
Kalau posting sebelum ini adalah bahas taylor lautner. Aku mau kasih tau kalau ternyata dia juga pernah jadi pacar penyanyi cantik coun...
-
mungkin ini blog pertama saya. sumpah aku gak tau ni apa fungsi blogger, ini aja lagi latihan. mungkin orang-orang akan nyebut aku kampung...
-
Ini posting ku yang ke 3. Bosen ya.. Baca kalimat panjang-panjang dan bingung dipahami kalau begitu, sama berarti… Tapi nggak apa...














0 komentar:
Dí lo que piensas...